(Source: querer-ter, via awkwardcherrybomb)
……
aku mendengar ketukan pintu itu
perlahan tapi pasti
aku berjalan gontai..namun hati berdegup kencang
kubuka pintu itu..namun, kosong
aku kembali merebahkan diri, namun ketukan itu terdengar pasti ditelingaku. sangat pasti.
aku kembali berjalan ke arah pintu, kali ini dengan langkah pasti
kubuka pintu dengan tangan bergetar.
namun, tetap kosong…
sudah tahun ke 50 semenjak tahun pertama pintu itu terketuk namun, kosong
pintu itu mempermainkanku
50 tahun lamanya. selalu seperti itu.
aku memutuskan untuk tidur
aku lelah..
aku tertidur
100 tahun lamanya
aku takut untuk terbangun
aku lelah membuka pintu, jadi aku lebih memilih untuk tidur.
aku si pemalas?
ya..aku lebih baik disebut pemalas, daripada aku terus menerus membuka pintu yang ternyata kosong
karena, hidupku hanya untuk pintu itu
selamanya
di balik pintu kutempelkan selembar kertas yang aku berharap kertas itu tidak tertiup angin :
“kalau nanti kamu pengen kembali, apakah keadaannya masih sama?”
(terinspirasi dari tulisan teman di salah satu jejaring sosial…)
(Source: querer-ter, via awkwardcherrybomb)
(Source: robstenisfearless, via awkwardcherrybomb)
(via floundernator)
(via raindropsonredroses
)
(via raindropsonredroses
)
(via raindropsonredroses
)
dear world,
wanna a piece of me? i give you a WHOLE of me!
agak sedikit bisa bernafas lega beberapa tugas “negara” akhirnya terkumpul. Setelah dipikir-pikir, kenapa kelihatannya jadi sebuah beban?
i am a little girl with a big dreams. seperti ketika kita mau mengunjungi beberapa tempat..yg jauh dan banyak, effortnya juga harus banyak, gk bisa instant.
now..gimana caranya kita bisa menikmati perjalanan yang panjang dan cukup berat itu? yaa..understanding. mengerti, siapa yang kita tunggu di tempat itu.
sejujurnya saya belum tau siapa yang saya tunggu ditempat itu. tapi pastinya papa mama dan gadis mungil saya melepas saya di garis start dan menunggu saya di garis finish.
saat ini hanya mereka bertiga yang benar-benar bisa membuat saya maju. klise kedengarannya..tp kalian akan mengerti ketika kalian merasakan bagaimana berharganya nyawa kalian, berharganya senyum orang tua kalian, berharganya senyum anak kalian, ketika kalian pernah diperhadapkan pada satu hari dimana semuanya hampir mati.
everyone told me, the best revenge with someone who has hurting you is live your life happier,greater,wonderful blablablaa. gak salah sih..tp sadar gak sadar, dengan konsep seperti itu sangat menunjukan betapa manusia adalah individu yang tidak pernah mau kalah. bagaimana manusia berusaha sebesar-besarnya tidak mau terlihat jatuh di depan orang yang telah membuatnya jatuh. dampaknya lebih besar daripada ketika manusia ingin membahagiakan orang yang jelas-jelas menyayangi mereka. pantas saja Tuhan tidak pernah berhenti mengijinkan iblis ngasi cobaan ke manusia. ibaratnya manusia kalo gak ditempeleng gak maju-maju. kalo gak dipecut gak maju-maju. seperti hewan (?)
berbulan-bulan saya menanggung “beban” ini. dan akan menjadi seumur hidup saya menanggung rasa bersalah ini. saya tidak akan pernah mendeclare “hey i am already move on” “moving forward” “i am straight, thankyou” or something like that. entah kenapa menurut saya statement2 seperti itu sampah. haha. maaf kalo ada yang pernah menulis hal-hal kayak gitu. karena entah kenapa dari 10 orang yang nulis kayak gitu 8 dari mereka sebenarnya masih di dalam kotak yang sama. dan sadar tidak sadar, orang-orang yang menulis seperti itu berarti they are still do care. kalo emg uda move on ya move on ajaa..ngapain ditulis2?berarti masih care dong..inget, kalo orang beneran kaya dia gak perlu teriak-teriak dia kaya orang juga bisa liat sendiri, orang kalo emg uda move on gak perlu teriak-teriak dia move on juga bakal terbukti sendiri.
mungkin gue belom dan emg gak bakal ngomong-ngomong juga kalo gue uda move on. it will happens naturally. gue cuma mau ngomong i am still walking. i will never run, and i will never stay. enjoying my journey of life. keep walking :]
now i am on my way to reach the “promise land”. in there, i will see a beautiful rainbow. everyday, i am waiting another God’s surprise. Tuhan saya memang suka bikin kejutan.
terkadang saya tidak bisa membedakan antara keberuntungan atau kesialan.
tidak perlu dibedakan, karena itu semua tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.
oke sekarang saya bingung mau menutup tulisan ini dengan kata2 apa.
karena saya sendiri bingung mau menulis judul dari tulisan ini apa.
just a randomly posting. hoho.
enjoy…
kind regards,
Windy P.S